Liverpool Masih Bisa Pecahkan Empat Rekor Meski Kalah 4-0

Meski Liverpool kalah 4-0 tadi malam tapi skuad Juergen Klopp masih bisa memecahkan empat rekor jika mereka mau di akhir musim. Berikut adalah daftar empat catatan.

Putra Raheem Sterling membuka skor untuk Manchester City tadi malam melawan juara Liga Premier Inggris Liverpool. Umpan Kevin De Bruyne diselesaikan dengan satu gol dari Sterling, tendangan voli dari Phil Foden dan kemudian satu gol dari Alex Oxlade-Chamberlain.

Tapi tim Juergen Klopp harus bergerak cepat dari kekalahan ini karena sudah ada empat rekor yang menunggu untuk dipecahkan. Yang pertama adalah jumlah poin yang mengunjungi lapak303 per musim. Jika Liverpool hanya bisa memenangkan lima dari enam pertandingan Liga Premier tersisa, maka total poin mereka akan mencapai 101 poin. Jumlah tersebut cukup untuk memecahkan rekor meraup banyak poin dalam pertandingan yang dicetak Manchester City dua musim lalu (2017/2018) dengan 100 gol ini.

Tempat kedua, memenangkan lima dari enam pertandingan tersisa juga berarti The Reds akan meraih 33 kemenangan dalam satu musim. Angka itu mengalahkan kemenangan 32 musim yang dilihat kembali oleh para pemain Pep Guardiola selama musim yang sangat kuat di 2017-18.

Ketiga, saat menjuarai musim 2017/2018 terdapat selisih 19 poin dari tim di posisi kedua di akhir musim, tetangga mereka sendiri, Manchester United. Jika raksasa Merseyside bisa memenangi seluruh sisa pertandingan maka jarak 20 poin diharapkan bisa dipertahankan hingga akhir musim dan menciptakan rekor baru.

Dan rekor terakhir yang bisa dipecahkan Liverpool adalah memenangkan semua pertandingan tuan rumah untuk musim 2019/2020 dengan memenangkan tiga poin melawan Aston Villa, Burnley, dan Chelsea untuk tiga pertandingan kandang berikutnya.

Sekadar informasi, Manchester City selalu menjadi tim yang membuat The Reds frustasi karena kehilangan mimpi buruk itu dengan skor yang sangat besar. Ini adalah bulan pertama tim merah Merseyside diincar skuad Guardiola. Kekalahan 5-0 terjadi pada September 2017 di Etihad.